Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PP PERWOSI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional XII 2025, pada tanggal 7 Oktober 2025 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan.
Pada tahun ini, MUNAS XII PP Perwosi membawa tema “PERAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT”. Tema ini diusung dengan harapan bahwa PP Perwosi dalam membangun kegiatannya dapat terus fokus pada upaya mendukung perempuan untuk berperan dalam keluarga, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, dan akhirnya turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Acara ini dibuka oleh Sekjen KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS. dan Ketua Umum PP Perwosi, Ibu Tri Tito Karnavian. Hadir pada Munas XII Tahun 2025 ini:
- 60 orang peserta dari 31 PERWOSI Provinsi
- 49 peninjau dari 18 PERWOSI Provinsi
- 12 pengurus PP PERWOSI
Hadir juga Sekjen KONI Pusat dan jajarannya, serta 3 (tiga) orang staf ahli PP Perwosi. Munas XII berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Pada Munas XII ini terdapat 3 sesi Sidang Pleno yang membahas tata tertib Munas, Laporan PP Perwosi 2021-2025, pemilihan Ketua Sidang, diskusi pembahasan AD ART, serta Pemilihan Ketua Umum PP Perwosi. Seluruh sidang berjalan lancar, dengan Ketua Sidang: Ketua Pengurus Provinsi Jawa Timur, Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak.
Pembahasan usulan perubahan AD ART dari Pengurus Provinsi Perwosi meliputi antara lain: perlunya perbaikan dalam struktur Perwosi baik Pusat maupun di Provinsi dan Kabupaten/Kota, sehingga ada keseragaman struktur yang berfungsi dan efektif. Istri Menteri Dalam Negeri atau Menteri Dalam Negeri, KONI, dan Kemenpora, atau KONI Provinsi dan Dinas Olahraga Provinsi, dilibatkan sebagai Pelindung dan PenasihatPerwosi Pusat maupun Daerah. Upaya ini dibuat supaya koordinasi dan kerjasama antar organisasi bidang olahraga, dapat berjalan lebih baik dan efektif, sehingga peran Perwosi dapat menjadi lebih besar.
Pembahasan juga menekankan pentingnya memasukkan “lansia” sebagai bagian target kegiatan Perwosi, selain Perempuan dan anak. Dengan demikian, Perwosi menjadi lebih inklusif dan menjangkau Perempuan dari seluruh kelompok usia. Selain itu PP Perwosi juga mengusulkan adanya seragam Perwosi yang digunakan secara nasional, yang akan dibahas lebih mendetil selanjutnya.
Munas XII secara resmi memilih dan mengesahkan Ibu Tri Tito Karnavian sebagai Ketua Umum PP Perwosi masa bakti 2025-2029. Ketua Umum Baru PP Perwosi mengusung visi dan misi baru, dimana didalam visi dan misi tersebut, tampak bahwa Perwosi turut mengambil bagian dalam pencapaian Astacita, terutama Astacita no 4: Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Visi dan Misi PP Perwosi Masa Bakti 2025-2029:
Visi : mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya sebagai penggerak olahraga keluarga, membangun keluarga sehat, sebagai fondasi peningkatan kesehatan Masyarakat, dan pembangunan SDM unggul, untuk mendukung Indonesia Emas 2045 yang adil, makmur, dan berdaulat.
Misi: Menggerakkan perempuan sebagai motor olahraga keluarga untuk hidup sehat, menyediakan akses dan program olahraga yang ramah keluarga, serta bersinergi dengan berbagai pihak, mendukung kesehatan masyarakat dan terwujudnya SDM unggul.